Web Analytics

Mendadak Tak Bisa Cium Aroma Jeruk, Pria Ini Ternyata Positif Corona

Waduh… Ada gejala baru nih untuk yang positif corona. “Tak bisa mencium bau.”

tak bisa cium aroma jeruk

Seorang pria bernama Hugh Mason menyadari dirinya kehilangan indra pencium pada Senin (23/3/2020). Ia sadar saat tak bisa mencium aroma jeruk yang sedang dikupas istrinya.
“Istri saya mengupas jeruk dan saya pikir, itu aneh, saya tidak bisa mencium baunya,” kata pria 53 tahun itu kepada The Straits Times, dikutip dari Asia One, Senin (30/3/2020).

Mason, seorang asisten profesor di Fakultas Teknik Universitas Nasional Singapura, menjelaskan bahwa ia telah membaca laporan yang mengatakan gejala dari virus corona COVID-19 dapat dikaitkan dengan hilangnya kemampuan indera penciuman pada kasus-kasus tertentu.

Akhirnya ia memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokternya pada Kamis (26/3/2020) menanyakan apakah ia memang positif virus corona COVID-19. Mason kemudian pulang ke rumah dan menyendiri sambil menunggu hasilnya keluar.

Hari berikutnya ia menerima telepon dari pihak rumah sakit yang memintanya untuk kembali dan tes lebih lanjut. Tes menunjukkan ia positif virus corona COVID-19 dan dirawat di Singapore General Hospital pada hari Jumat (27/3/2020).

Sebelumnya Mason mengaku sempat ‘masuk angin’ dan kemudian kondisinya semakin memburuk dengan menunjukkan gejala demam pada 22 Maret lalu. Sang istri yang berusia 50 tahun juga dinyatakan positif mengidap virus tersebut pada hari Sabtu dan diisolasi di Pusat Penyakit Menular Nasional di Singapura.

Sementara itu, putra mereka yang berusia 13 tahun saat ini sedang mengasingkan diri di rumah dengan pembantu rumah tangga keluarga mereka dan dikabarkan dalam kondisi baik-baik saja. “Dia baik-baik saja, dia mungkin akan bermain video game di rumah sepanjang hari sekarang karena tidak ada yang menghentikannya,” kata Mason sambil tertawa.

Baca juga :  Peringatan WHO: Bahaya Penyemprotan Disinfektan ke Tubuh Manusia

Mason mengaku tak tahu bagaimana ia bisa tertular virus corona COVID-19. “Terakhir kali saya keluar negeri itu 21 Januari. Itu sudah lama sekali, jadi saya tidak berpikir saya membawanya kembali bersama saya (terinfeksi COVID-19) dari Inggris,” kata Mason, warga negara Inggris, yang telah menjadi penduduk tetap di Singapura sejak 2013.

Meskipun masa isolasi membuat ia jauh dari orang-orang yang dicintainya, Mason tetap bersyukur untuk banyak hal. “Aku ingin mencium aroma udara, bau hijau itu, lagi. Sangat aneh berada di ruangan yang tidak bisa kutinggalkan, tetapi aku tahu bahwa inilah yang membuat kita semua aman,” katanya.

Mason mengatakan bahwa indra penciumannya belum kembali, tetapi kondisinya dikabarkan membaik. Ia disebut hanya mengalami batuk ringan.

sumber : detik.com

Leave a Feedback!