Cara Usaha Ayam Petelur Rumahan Agar Cepat Berhasil

Posted on 290 views

Bisnis ayam petelur rumahan tengah digandrungi oleh masyarakat. Ya, saat ini kebutuhan hidup makin banyak dan harga-harga semakin tak terjangkau. Sayangnya, hal ini tidak dibarengi oleh kenaikan penghasilan masyarakat. Alhasil, jika hanya mengandalkan gaji kantoran yang datang sebulan sekali itu, akan sangat sulit bagi kebanyakan orang untuk menafkahi keluarga, bahkan mungkin untuk diri sendiri juga sulit. Inilah mengapa tiap orang perlu memikirkan tetang wirausaha, termasuk dengan cara berternak ayam petelur.

Bisnis atau usaha rumahan seperti ini juga penting jika Anda memang ingin berwirausaha dan tidak perlu kerja kantoran. Sebelum memutuskan resign atau mengundurkan diri dari kantor, tentunya Anda sudah seharusnya terlebih dahulu mendirikan bisnis rumahan. Nah, karena peluang bisnis ayam petelur rumahan ini tingkat keuntungannya tinggi, tidak ada salahnya untuk dicoba.

usaha ayam petelur rumahan

Hal-Hal yang Membuat Bisnis Ayam Petelur Rumahan Sukses

Kunci dari kesuksesan beternak ayam petelur tentu adalah dari cara bisnis ayam petelur rumahan. Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan ketika menjalankan bisnis yang satu ini. Berikut ini adalah tips-tips tentang cara usaha ayam petelur rumahan yang sebaiknya dijalankan agar usaha Anda bisa menghasilkan untung yang maksimal.

1. Kandang

Jika ingin memulai usaha ternak ayam petelur, tentunya Anda butuh kandang. Pembuatan kandang adalah hal yang tidak boleh dianggap enteng karena merupakan aspek terpenting dalam bisnis ini. Hal yang harus diperhatikan pada saat membuat kandang untuk ternak ayam petelur adalah lokasinya.

Lokasi kandang haruslah jauh dari pemukiman warga. Hal ini memang wajib demikian karena jika kandang dibuat di tengah-tengah pemukiman warga, bau tidak sedap dari kotoran ayam akan mengganggu kenyamanan warga. Jika warga terganggu karena polusi udara ini, tentu Anda juga yang akhirnya nanti repot.

Meski kandang ayam harus jauh dari pemukiman warga, namun lokasi kandang tetap harus mudah dijangkau karena hal ini akan mempermudah kendaraan seperti mobil dan motor untuk mengakses lokasi kandang. Dengan demikian, proses distribusi dan jual-beli telur pun akan berjalan dengan lancar.

2. Bibit Ayam

Kandang yang tersedia sudah bagus dan berlokasi di tempat yang strategis. Sekarang, yang harus Anda lakukan adalah mengisinya dengan bibit ayam yang unggul. Jangan mempertaruhkan peluang bisnis ayam petelur rumahan Anda dengan membeli bibit ayam sembarangan karena jika Anda mendapatkan bibit ayam berkualitas rendah, produksi telurnya tidak akan memenuhi ekspektasi Anda.

Pilihlah bibit ayam unggulan. Bibit yang unggulan seperti ini akan tumbuh menjadi ayam petelur yang sehat berkualitas dan dapat menghasilkan lebih dari 250 butir telur tiap tahunnya, tentunya dengan perawatan dan pakan yang berkualitas baik pula.

Bagaimana ciri-ciri bibit ayam yang baik dan berkualitas tinggi? Ciri-cirinya antara lain adalah bibit ayam petelur tersebut bulunya halus dan kondisinya sehat. Selain itu, bibit unggul selalu memiliki nafsu makan yang tinggi, tidak memiliki cacat, dan bobotnya normal.

3. Pakan Ayam

Meski kandang dan bibit sudah jempolan, akan sangat sayang sekali jika pakannya tidak berkualitas. Pakan ayam harus sangat diperhatikan kualitasnya karena menjadi faktor yang menentukan banyak tidaknya telur yang dihasilkan oleh ayam. Selain itu, kualitas telur juga sangat bergantung pada apa yang dimakan oleh ayam.

Agar usaha budidaya ayam petelur Anda berhasil, pakan ayam tidak boleh sembarangan dipilih. Anda harus memilih pakan yang memenuhi kandungan gizi ayam petelur. Selain itu, pakan harus mengandung cukup protein, lemak, dan sumber energi bagi ayam petelur yang Anda ternakkan.

Selain pakan, tentu Anda juga harus menyediakan minum. Jangan hanya diberi air putih biasa, beri ayam air minum yang dicampur gula dan juga dicampur dengan obat dan vitamin, seperti obat anti stres. Wadah untuk menampung minuman harus dibersihkan tiap hari untuk mencegah bakteri dan kuman berkembang di dalamnya.

4. Pencegahan Penyakit

Salah satu fakta menarik tentang ayam adalah gampangnya mereka tertular penyakit. Bayangkan jika Anda memiliki bisnis ayam petelur rumahan dengan seratus ayam petelur dalam satu kandang. Satu ayam terkena penyakit, lalu sakit dan mati. Tak lama kemudian satu per satu ayam di kandang tersebut mati semuanya. Tentunya hal ini akan membuat usaha ternak ayam petelur Anda sangat merugi.

Untuk mencegah ayam dari penyakit yang menular, ayam juga perlu vaksinasi, laiknya manusia. Vaksinasi akan menambah kekebalan tubuh ayam petelur sehingga tidak rentan terhadap penyakit atau virus yang berkembang. Selain vaksin, ayam juga perlu disuntik anti biotik, apalagi untuk ayam petelur yang tentunya diharapkan untuk hidup dalam jangka waktu lebih lama.

Demikian tadi informasi tentang usaha ayam petelur. Jika saat ini Anda sedang memikirkan tentang berwirausaha atau memulai sebuah bisnis dan Anda tertarik pada ternak ayam petelur, Anda bisa mendapatkan inspirasi kesuksesan usaha dari informasi cara bisnis ayam petelur rumahan di atas tadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *