Cara Memulai Bisnis Ayam Petelur Bagi Pemula

Posted on 13 views

Ada banyak sekali bisnis yang bisa menjadi pilihan. Bagi Anda yang memang tidak senang bekerja di bawah tekanan pimpinan dan terkekang oleh pimpinan serta situasi formal di kantor, memulai bisnis sendiri memang menjadi pilihan yang tepat dan bisa dibilang seru juga.  Memang ada banyak ide bisnis yang bisa dipilih dan ayam petelur adalah salah satu pilihan yang cukup menjanjikan.

Tingginya kebutuhan telur ayam dan selalu adanya permintaan membuat bisnis ini sangat menjanjikan. Walau tidak tergolong sebagai bisnis baru, tetap saja ini sangatlah menarik dan bisa mendatangkan keuntungan yang besar. Maka dari itu, jika memang Anda tertarik dengan bisnis ini, ada beberapa kiat-kiat bisnis ayam petelur untuk pemula yang bisa Anda ikuti sebagai panduan untuk merintis usaha Anda sendiri

Beberapa tahapan dan cara untuk memulai bisnis ayam petelur untuk pemula

Memulai bisnis memanglah bukan perkara yang mudah, apalagi bagi para pemula. Meski demikian, bukan berarti bahwa itu adalah sesuatu yang mustahil. Peluang selalu ada dan hasil tidaklah pernah menghianati usaha. Karena itu, adanya pedoman ini akan membuat Anda menjadi jauh lebih efektif dalam memulai dan mengembangkan usaha ayam petelur. Berikut ini adalah cara bisnis ayam petelur bagi pemula yang akan bisa Anda ikuti.

1. Menggali informasi

Informasi adalah hal yang utama dan penting. Tanpa adanya informasi, Anda tidak memiliki cukup pengetahuan terkait bisnis yang akan Anda geluti dan apa yang akan Anda lakukan. Ada banyak informasi yang perlu dilakukan dan tidak ada salahnya bertanya dan mencari sumber sebanyak mungkin, khususnya terkait dengan besaran modal, persiapan yang dibutuhkan, serta petunjuk untuk melakukan perawatan. Karena ini terkait dengan makhluk hidup, perawatan dan perlakuan yang tepat akan sangat berpengaruh pada hasil.

2. Menyusun perencanaan

Setelah adanya cukup informasi, perencanaan perlu disusun. Perencanaan ini perlu dilakukan sebagai suatu persiapan dan sekaligus prediksi terkait bisnis yang akan dijalankan. Bisa dikatakan bahwa tahapan ini akan menentukan bagaimana bisnis akan berjalan. Dengan didukung oleh analisa bisnis ayam petelur yang memadai, perencanaan akan jauh lebih matang.

3. Menentukan skala bisnis

Hal ini perlu menjadi perhatian serius. Skala bisnis akan menentukan modal dan besarnya usaha yang harus disediakan agar mampu memenuhi skala yang ada. Hal ini juga perlu didukung dengan kemampuan yang dimiliki serta ketersediaan lahan. Sebagai saran untuk pemula, skala kecil dan menengah sudah lebih dari cukup.

4. Memperhitungkan modal

Modal adalah yang sangat penting. Modal meliputi untuk pembelian bibit, perawatan, sarana dan prasarana, serta perawatan. Semuanya perlu direncanakan dengan sebaik mungkin setidaknya hingga jangka waktu setelah panen pertama. Dari hal inilah, nantinya keuntungan pun bisa diperhitungkan.

5. Mempersiapkan lokasi kandang

Setelah modal didapatkan, lokasi kandang perlu diperhatikan. Akan sangat bagus ketika memang memiliki lahan yang memadai. Kalaupun belum ada, memang perlu membeli lahan walau itu hanya kecil sebagai upaya rintisan. Lokasi kandang perlu diperhatikan agar itu tetaplah bagus untuk perkembangan ayam dan tidaklah mengganggu penduduk sekitar.

6. Merencanakan dan mendesain kandang

Begitu lokasi sudah ditemukan dan ditentukan, desain kandang dan pembuatannya bisa segera dimulai. Proses ini bisa jadi cukup rumit karena desain haruslah kondusif dan mendukung proses pertumbuhan ayam. Tidak ada salahnya bila memang ada analisa bisnis ayam petelur untuk mencari desain yang paling sesuai.

7. Mempertimbangkan kondisi cuaca

Cuaca menjadi hal yang utama. Ini akan berpengaruh pada suhu dan kondisi lingkungan tempat ayam berkembang dan bertelur nantinya. Tentu saja, ini bukanlah suatu masalah besar dan tetap bisa diatasi karena sekarang teknologi sangat memungkinkan membuat cuaca tak lagi menjadi masalah besar.

8. Memilih bibit ayam petelur

Bibit yang baik akan menghasilkan telur yang bagus. Oleh karena itu, mencari bibit yang baik dari penyuplai atau penyedia bibit yang terpercaya adalah hal yang utama. Mencari informasi dan referensi pun menjadi hal yang sangatlah penting dalam hal ini.

9. Merawat ayam petelur

Perawatan menjadi tahap lanjutan terkait cara bisnis ayam petelur bagi pemula. Perawatan yang bagus tak hanya tentang pakan, tapi juga kondisi kandang dan pengecekan kondisi ayam secara berkala.

10. Membersihkan dan merawat kandang

Kebersihan menjadi hal yang tak boleh diabaikan dalam proses perawatan. Dalam hal ini, pembersihan secara berkala adalah hal yang pokok dan penting.

Itulah beberapa hal yang perlu diketahui terkait dengan bisnis ayam petelur untuk pemula. Tahapan yang ada ini akan sangat berguna bagi Anda yang ingin memulai bisnis Anda sediri. Informasi yang ada ini cukup memadai untuk bisa memulai bisnis tanpa adanya hambatan dan kendala yang berarti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *