9 Usaha Modal Kecil yang Bisa Dilakukan di Desa

Posted on 75 views

Tak usah berkecil hati jika teman-teman atau sanak saudara Anda berlomba-lomba mencari kerja atau merantau ke kota untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Buktinya, hidup di desa juga bisa mendatangkan rezeki yang melimpah bila Anda paham cara memanfaatkan potensi-potensi yang Anda miliki. Artikel tentang bisnis modal kecil di desa ini diharapkan dapat membantu Anda menentukan pilihan bisnis yang paling tepat untuk menunjang perekonomian Anda.

Meningkatkan Perekonomian Sendiri dan Memberdayakan Desa dengan Membuat Usaha Modal Kecil yang Bisa Dilakukan di Desa

1. Membudidayakan Ikan Air Tawar

Jika Anda memiliki pekarangan rumah yang cukup luas, manfaatkan hal tersebut untuk memelihara dan membuat lahan budidaya ikan air tawar. Sebagai pilihan ikan untuk dipelihara, Anda bisa memilih jenis ikan nila, mas, atau lele yang bernilai jual tinggi.

Modal yang dibutuhkan tidak terlalu banyak. Sebagai permulaan, Anda bisa membeli satu ekor bibit ikan seharga seratus hingga tiga ratus ribu rupiah. Ketika masa panen, ikan tersebut dapat dijual ke tetangga, melalui perantara ke pasar, atau menjualnya ke rumah makan yang memiliki menu ikan bakar. Kemudahan dalam distribusi dan pemasaran ikan-ikan ini tentunya menjadi salah satu nilai plus yang menarik untuk dijajal.

2. Berjualan Pulsa

Seiring dengan meningkatnya pemakaian teknologi handphone membuat usaha ini menjadi salah satu bisnis modal kecil di desa yang cukup menjanjikan. Modal yang dibutuhkan pun cukup sedikit dan simple, hanya perlu handphone untuk melakukan top-up, beberapa kartu perdana untuk tambahan penghasilan, dan saldo pulsa.

3. Membuat Peternakan Ayam Petelur

Ayam adalah salah satu hewan yang cukup menguntungkan untuk diternakkan. Telur menjadi lauk pauk yang sangat umum di masyarakat, selain itu telur ayam juga banyak dimanfaatkan untuk bahan pelengkap makanan lainnya, misal sebagai tambahan pada minuman. Untuk modal awal yang perlu dikeluarkan adalah sekitar sepuluh juta rupiah. Meski terdengar besar, keuntungan yang didapatkan bisa berkali-kali lipat karena hasil panennya bisa dijual ke daerah lain di luar desa, termasuk diekspor ke luar kota.

4. Beternak Ayam Potong

Alternatif lain selain beternak ayam petelur adalah beternak ayam potong. Selain ayam petelur, bisnis ayam potong juga tumbuh subur di pedesaan. Hewan ini termasuk laris di pasaran dan hampir tidak pernah sepi pelanggan karena cocok untuk dibuat segala masakan. Bisnis ini memerlukan modal awal sekitar lima juta rupiah.

5. Beternak Kambing

Hewan lain yang juga cukup banyak dicari keberadaannya adalah kambing. Hewan ini banyak dimanfaatkan sebagai  hidangan di acara-acara sosial kemasyarakatan misalnya aqiqah atau qurban. Pemeliharaan hewan ini juga tidak terlalu sulit dalam hal pengawasan, perawatan, dan ketersediaan pangan. Sebagai awal usaha, Anda cukup membeli dua ekor kambing, masing-masing jantan dan betina untuk dikawinkan. Setelah itu, betina biasanya akan menghasilkan satu sampai empat ekor anak. Anak-anak kambing ini bisa Anda jual setelah cukup dewasa usianya, atau Anda jadikan sebagai indukan untuk menghasilkan kuantitas kambing yang lebih banyak.

6.  Membuka Budidaya Kroto

Kroto merupakan anak semut rangrang yang menjadi makanan favorit burung kicau. Seiring dengan meningkatnya tren memelihara burung kicau, otomatis permintaan akan hewan ini sebagai pakan juga turut meninggi. Beternak kroto hanya membutuhkan ilmu peternakan dasar. Harga telur kroto cukup tinggi, yakni sekitar Sembilan puluh ribu rupiah bahkan bisa lebih mahal lagi. Maka dari itu, beternak kroto termasuk salah satu bisnis modal kecil di desa yang dinilai cukup menguntungkan.

7. Berkebun Kelapa

Kelapa merupakan tanaman yang relatif melimpah di pedesaan. Ketimbang hanya memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari, banyak orang desa tertarik untuk menjualnya kembali. Tumbuhan ini memang cukup menguntungkan dan bermanfaat karena hampir seluruh bagian tubuhnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Buahnya bisa dimakan atau dijadikan es kelapa muda, daunnya bisa dibuat atap, dan lain sebagainya. Sebagai permulaan, Anda hanya perlu menanam dua hingga tiga batang saja, dan Anda akan merasakan hasil panen yang berkecukupan.

8. Membuat Kerajinan Tangan

Anda pusing memikirkan sampah rumah tangga yang menumpuk di sudut dapur? Anda juga lelah harus membakar sampah setiap hari? Sebetulnya ada cara lain untuk memanfaatkan sampah menjadi barang bernilai guna, yakni mendaur ulang sampah-sampah tersebut menjadi kerajinan tangan. Selain menjaga lingkungan tetap bersih, mengurangi polusi udara, Anda juga turut memberdayakan desa dengan meningkatkan perekonomian desa dan memberdayakan warga sekitar sebagai pekerja usaha kecil menengah pengolahan limbah.

9. Membuka Toko Kelontong

Setiap rumah tangga memiliki kebutuhan atas sembako, maka membuka warung kelontong di desa dapat dijadikan pilihan usaha. Membuka toko semacam ini akan mempermudah warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya tanpa harus pergi ke supermarket yang belum tentu ada atau terakses dari desa-desa kecil.

Usaha-usaha di atas dapat menjadi inspirasi Anda untuk memulai langkah Anda sebagai pengusaha muda. Perlu diingat bahwa banyak pengusaha besar di kota dulunya juga merupakan salah satu pelakon bisnis modal kecil di desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *